Politik garam dan gincu

”Pakailah filsafat garam, tak tampak tapi terasa (melezatkan masakan). Janganlah seperti gincu, tampak tapi tak terasa” (Muhammad Hatta). Berpolitik ‘garam’, begitulah pesan Bung Hatta dimana nilai-nilai kebaikan, inspirasi positif (termasuk keluhuran substansi spiritualitas agama) dapat ‘menggarami’ segenap kehidupan bangsa, dengan mengusung penegakkan keadilan, kemanfaatan, berlomba dalam kebaikan, dan dengan akhlak mulia! Adapun politik gincu lebih […]

Redaksi doa dalam kitab suci

Dalam Kitab Suci, tidak ada redaksi doa yang berupa ‘Yaa Rabbana’ atau ‘Ya Allah…’ (Wahai Tuhan.. (dari jauh)), namun langsung ‘Rabbi…’, ‘Robbana…’ atau ‘Allahumma…(Tuhanku/kami, Allah…). Demikian menurut tafsir al-Mishbah. Semuanya bermakna panggilan/permohonan (nida’), namun memberi kesan sangat berbeda, sebab ‘Yaa’ (wahai) memberi kesan adanya jarak antara hamba dan Tuhannya. Tuhan sejatinya teramat dekat. “Dan sekira […]

Negara dan Agama

Bentuk negara ini, tak perlulah dipertentangkan dengan ketuhanan. Tak ingatkah tegas dinyatakan bahwa pendirian NKRI ini lahir atas berkat rahmat Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Negara ini lahir atas perjuangan, darah, keringat, air mata rakyat, dirumuskan para founding fathers (termasuk para cendikiawan, ulama yang faqih, ‘aalim, tanpa pamrih) yang berpikir keras merumuskan maksud-wujud ‘kampung Indonesia’ […]

Tertutupnya Aib-aib (satr al-‘uyub)

  Selain sehat keimanan dan sehat jasmani-rohani, tertutupnya aib (tepatnya: ditutup oleh Tuhan) katanya adalah nikmat terbesar (esensial) bagi siapa pun makhluk yang berakal. ‘Al-insan mahal al-khatha wa al-nisyan’, manusia adalah gudangnya salah dan lupa. Begitu banyak kekeliruan, kesalahan, hal/tindakan tercela, baik disengaja maupun tidak disengaja, by default tersembunyi atau sengaja ditutup-tutupi. Dan Tuhan tetap […]

Ilmu -> Amal -> Ilmu tambahan, dan seterusnya

Satu sarana terampuh menambah ilmu adalah mengamalkannya. Mengamalkan ilmu (menyampaikan atau mempraktekkan) mempunyai efek pengganda (multiplier). Menyampaikan ilmu akan lebih memperkuat pengetahuan, sedang mempraktekkannya akan membuka gerbang ‘PENGETAHUAN LAIN’. Apa bentuk “pengetahuan lain” tsb? Hal ini bisa berwujud hal-hal baru (semakin luas wawasan) bisa juga berupa tersiaknya hikmah tersembunyi dari pengetahuan yang sudah diraih. Pengetahuan […]

Prinsip agama: fitrah, rahmat, tawassuth

  Dulu di kampung halaman, guru kami bertaushiah tentang garis besar (prinsip) agama: (1) Islam adalah agama fitrah. Hal ini berarti bahwa manusia, seperti umumnya manusia adalah ‘islami’ (islamic), seperti bertendensi mengakui dan tunduk pada Tuhan-Nya, mencintai sesamanya, menghormati yang tua atau orang yang berjasa, menyayangi yang muda. Itulah sifat dasar manusia (humanity). Islam menghargai […]

Resep mumet dan lemot: Syakawtu ila Waki` su’a hifdzi…

Resep #mumet dan #lemot, jadi ingat syair curhatan Imam as-Syafi’i: ‘…Syakawtu ila Waki` su’a hifdzi, fa arsyada-ni an tarki al-ma`ash…  wa akhbara-ni bi anna al-ilma nur, wa nur Allah la yu`tha al-`aash…’ Arti kontekstualnya: ‘Aku curhat pada guruku, Kyai Waki’, perihal menurunnya kecerdasan, konsentrasi, tersendatnya inspirasi (dalam belajar & jalani hidup)… Lalu beliau memberi petuah padaku untuk tidak sekali-kali […]