Nazham Sullam al-Taufiq

Terjemah oleh: Nadirsyah Hosen (Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia – New Zealand)

Di pesantren biasa dipelajari kitab Sullam al-Taufiq karya Syekh Abdullah bin Al-Husain Ba Alawi Al-Hadhrami (1778-1855). Kitab ringkas ini berisikan tiga pokok bahasan: tauhid, fiqh dan tasawuf. KH Abdul Hamid Pasuruan, yang
disebut-sebut sebagai salah satu wali tanah Jawa, menggubah isi kitab ini dalam bentuk puisi (nazham).

Di bawah ini saya tuliskan dengan sedikit penjelasan, cuplikan
isi kitab Nazham Sullam al-Taufiq tersebut, dengan niat mencari keberkahan di bulan Sya’ban dari Syekh Abdullah, Kiai Hamid, dan dua nama besar yang disebut dalam bait- bait di bawah ini: Habib Abdullah al-Haddad dan Imam Al-
Ghazali. Lahumul fatihah…

Ya ahla la ilaha illallah * ‘addha maqalan shafiyan fahwahu
Qad qalaha al-sayyid ‘Ali al-Jahi * yu’rafu bi al-Haddadi ‘abdullahi
Likulli mu’minin bi dzaka yanbaghi * an yatahalla wahwa
hadza fabtaghi

(Untuk kalian yang bersandar pada kalimat tauhid, peganglah nasehat yang amat jernih makna kandungannya ini, yang telah disampaikan seorang Sayyid yang tinggi derajatnya, yang terkenal dengan julukan al-Haddad, yaitu
Habib Abdullah. Setiap Muslim sebaiknya berhias diri dengan nasehat beliau, sebagaimana disampaikan berikut ini, maka hendaklah engkau meraihnya)

‘alayka bi al-khusyu’i wa al-tawadhu’I * wal khawfi wal
wajali wajha al-shani’i

(Hendaklah engkau bersikap khusyu’ dan tawadhu’, takut
dan segan kepada Sang Maha Pencipta)

Waz zuhdi fid dunya wa bil qana’at * biqismatin fahtadziri
al-thama’at

(Bersikap zuhud (tidak terpikat) terhadap dunia dan bersikap
qana’ah (menerima dengan rela) terhadap apa yang ada,
maka bersikap waspadalah pada sifat thama’ (serakah))

Wa an takuna basithan wa munfiqan * lifadhilin wa
nashihan wa musyfiqan
Kadza rahiman bil ‘ibadi amira * bil ‘urfi nahiyan ‘anil ladz
unkira

(Berhati lapang, gemar memberikan yang lebih dari yang
engkau butuhkan, suka menasehati, dan pedui kepada orag lain. Sayangilah pula para hamba Allah, dan jalankan amar
ma’ruf nahi munkar)

Wa kun musari’an ilal khayrati* mulaziman lillahi lit tha’ati

(Bersegeralah menuju kebaikan dan tetaplah selalu taat
kepada Allah)

Wa kun ‘alal khuyuri dallan mursyida * wa da’iyan ilar
rasyadi wal huda

(Jadilah penunjuk dan penuntun menuju kebaikan dan
penyeru kepada kebenaran dan hidayah dari Allah)

Waltaku bil waqari was sakinat * was shumta wat tuadatits tsaminat
Was shadra wassi’ wal janaha layyini * makhfudha janibin
wa khulqan hassini

(Jadilah pribadi yang santun, tidak mudah galau, berdiam
diri dari pembicaraan yang tidak berguna, dan tidak terburu-
buru dalam bersikap. Berlapang dada lah, lemah lembut,
rendah hati dan selalu berusaha memperbaiki akhlak mu)

Fakhaliqin nasa bi husnil khuluqi * innal bala muwakkalun bil mantiqi
Wa dallana salamatul insani * ya shahi fi wiqayatil lisani

(Maka bergaulah kepada yang lain dengan ahlak yang baik.
Sungguh turunnya bala bencana itu dikuasakan kepada
ucapan. Wahai sahabatku, pangkal keselamatan itu dalam
menjaga lisan)

La daza takabburin ‘ala man dunaka * wa la tajabburin
fashunhu shanaka
Qala al-Ghazali kullu man nafsa yara * khayran minal ghayri
faqad takabbara

(Jangan bersifat takabur, lebih-lebih kepada orang yang di
bawah mu, dan jangan pula sewenang-wenang. Jaga
lisanmu maka ia pun akan menjaga dirimu. Imam al-Ghazali
sudah mengingatkan kita: semua yang memandang dirinya
sendiri lebih baik dari yang lain, maka ia telah bersikap
takabur)

Wa la harishan amrad dunya al-sahirat * wa la muakhkhiran
umural akhirat
Wa la takun lil mali jami’an wa la * tamna’ lahu ‘an haqqihi
fatabkhala

(Jangan pula bersikap rakus terhadap urusan dunia yang
selalu menggoda, dan jangan suka meng-akhirkan urusan
akhirat. Janganlah menumpuk harta, dan jangan pula
menghalangi pengeluaran harta sesuai haknya, sehingga
engaku menjadi orang yang pelit)

La jafiyyan wa la ghalizha al-qalbi la * fazzha mumariyyan wa la mujadila

(Jangan merenggangkan tali persaudaraan, berhati bengis,
bertutur kata sinis, saling menjatuhkan dengan kata-kata
dan berlanjut dengan saling berbantahan)

Iyyaka wal qaswata wal mukhashmat * waddhiyqa su-a al-
khulqi wal mudahanat

(Jauhilah sifat keras hati dalam menerima nasehat dan
kebenaran, jangan suka bertengkar, sempit jiwamu kelak
akibat tabiat buruk mu yang suka menjilat sesuai kepentingan mu)

Wal khid’a wal ghissya wa taqdimal ghani * ‘ala al-faqiri dza
li amnil fitani

(Jangan menipu, curang dan lebih mengutamakan orang
kaya ketimbang orang miskin. Ini semua untuk menghindar
dari berbagai ujian bala’ bencana)

Wa la taraddadna ‘ala al-sulthani * wa la tushahibhu mada al-zamani

(Jangan pula bolak-balik mendatangi penguasa dan
menempel terus sepanjang waktu kepada penguasa)

Waf’al wa la taskut ‘ala al-inkari * ‘ala al-salathini ma’a al-iqdari

(Berbuatlah sesuatu dan jangan hanya berdiam diri terhapa
kezaliman penguasa, selama kamu mampu melakukannya)

Fa afdhalu al-jihadi qawlu haqqi * ‘inda imam ja-irin dzi humqi

(Karena jihad paling afdhal itu menyuarakan kebenaran
kepada penguasa yg zalim dan bodoh)

Wa la takun lil jahi ka al-riyasati * tuhibbu wal mali wa lil wilayati
Bal karihan li hadzihi al-akhirat * illa li hajatin aw al-dharurrat

(Jangan gila pada kedudukan, semisal ingin sekali menjadi
pemimpin, atau gila harta dan gila kekuasaan. Bahkan perkara yang terakhir ini seharusnya engkau tidak menyukainya kecuali karena ada kebutuhan penting atau
darurat)

Qadintahat mwa’izhu al-Haddad * ‘alwi bin ‘Abdillah dzil
imdad ‘atthir lahu bi anfahi al-ridwani * dharihahu ya khaliqal
akwani

(Selesai sudah nasehat Sayyid Abdullah bin ‘Alawi al-
Haddad. Wahai Sang pencipta alam semesta, taburilah
kubur beliau dengan keridhaan-Mu yang harum mewangi).

View on Path

Advertisements

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s