Tidak Mengejek dan Berlaku Kasar

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَمْعَةَ قَالَ نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَضْحَكَ الرَّجُلُ مِمَّا يَخْرُجُ مِنْ الْأَنْفُسِ وَقَالَ بِمَ يَضْرِبُ أَحَدُكُمْ امْرَأَتَهُ ضَرْبَ الْفَحْلِ أَوْ الْعَبْدِ ثُمَّ لَعَلَّهُ يُعَانِقُهَا

Dari Abdullah bin Zam’ah RA beliau berkata; Nabi SAW melarang seseorang menertawakan sesuatu yang keluar dari orang lain (yakni, mengejek/memperolok orang lain).” Beliau juga bersabda: “Kenapa salah seorang dari kalian memukul isterinya sebagaimana memukul ia kuda/budaknya, semoga saja ia dapat memeluk isterinya.” (HR Bukhari 5582).

Semoga kita menjadi insan penjaga lisan dan berlaku santun. – at Pondok Pesantren Nurul Hidayah Pusat

View on Path

Advertisements

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s