Pelajaran dari Debat Pilpres

Satu sisi positif yang bisa tangkap dari debat pertama ini adalah kedua pasang Capres-cawapres bermain bersih, profesional, santun tidak saling serang (walaupun ada satu insiden ‘sliding tackle’ yang agak keras dari Pak JK terkait isu HAM dan disikapi secara agak emosional oleh Pak Prabowo, namun secara umum OK lah). Kedua pasangan berdebat utarakan karakter kepemimpinan […]

Politik garam dan gincu

”Pakailah filsafat garam, tak tampak tapi terasa (melezatkan masakan). Janganlah seperti gincu, tampak tapi tak terasa” (Muhammad Hatta). Berpolitik ‘garam’, begitulah pesan Bung Hatta dimana nilai-nilai kebaikan, inspirasi positif (termasuk keluhuran substansi spiritualitas agama) dapat ‘menggarami’ segenap kehidupan bangsa, dengan mengusung penegakkan keadilan, kemanfaatan, berlomba dalam kebaikan, dan dengan akhlak mulia! Adapun politik gincu lebih […]

Redaksi doa dalam kitab suci

Dalam Kitab Suci, tidak ada redaksi doa yang berupa ‘Yaa Rabbana’ atau ‘Ya Allah…’ (Wahai Tuhan.. (dari jauh)), namun langsung ‘Rabbi…’, ‘Robbana…’ atau ‘Allahumma…(Tuhanku/kami, Allah…). Demikian menurut tafsir al-Mishbah. Semuanya bermakna panggilan/permohonan (nida’), namun memberi kesan sangat berbeda, sebab ‘Yaa’ (wahai) memberi kesan adanya jarak antara hamba dan Tuhannya. Tuhan sejatinya teramat dekat. “Dan sekira […]