Negara dan Agama

Bentuk negara ini, tak perlulah dipertentangkan dengan ketuhanan. Tak ingatkah tegas dinyatakan bahwa pendirian NKRI ini lahir atas berkat rahmat Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa.

Negara ini lahir atas perjuangan, darah, keringat, air mata rakyat, dirumuskan para founding fathers (termasuk para cendikiawan, ulama yang faqih, ‘aalim, tanpa pamrih) yang berpikir keras merumuskan maksud-wujud ‘kampung Indonesia’ dalam bingkai saling menghormati tanpa memandang rendah, marginal pihak/golongan lain (yang berbeda).

Isi kemerdekaan, lunasi-selesaikan PR-PR (janji-janji) kemerdekaan itu. Fahami dan laksanakan amanat konstitusi itu. Dengan itu, kita sebagai warga ‘kampung’ Indonesia, di samping sudah ikuti “kesepakatan-tatakrama kampung”, pun tak terasa telah sedang menuju pelaksanaan fitrah dan syariat keagamaan.

Advertisements

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s