Rahman, Rahman, ya Rahman

 

Rahman, Rahman, ya Rahman
Bantulah kami, ya Rahman
Isilah hati kami dengan Qur’an
Bukakanlah rongga dada kami lebar-lebar menerima cahayanya
Buncahkan nur Qur’an dalam segenap kehidupan kami…

Lillah… Hanya demi Tuhan!
Hanya bertendensi kepada-Nya
Kami pelajari, hayati surat cinta dari-Nya
Diawali dengan asma-Nya yang mulia
Demi peroleh sepercik keagungan Kitab terakhir ini,
dan demi ridha-Nya…

Untuk mulut yang berat, telinga yang bebal,
dan diri yang (berlagak) sibuk tak punya keluangan waktu
Hal qara’ta al-Qur’an?
Sudahkah hari ini kita baca, dengar, telaah kitab suci?
Sudahkah kita ajarkan anak-anak mencintainya?

Library Klinikum Göttingen, 10.05.2014
(diinspirasi dari syiir Rahman ya Rahman, Mishary al-Afasy)

Advertisements

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s